14 Sasana Silek Randai dan Seni Tradisi Pauh V Tampil Memukau di Iven Festival Urak Balabek

PADANG, binews.id --Sebanyak 14 sasaran silek, randai, dan seni tradisi di Kanagarian Pauh V, Kecamatan Pauh, Kota Padang, ambil bagian dalam Festival Urak Balabek yang digelar di Galangang Kantor KAN Pauh V Kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh. Kegiatan yang digelar dari tanggal 2 - 4 Desember 2021 merupakan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang realisasi pokok-pokok pikiran (Pokok) anggota DPRD Padang, Dasman, dari Dapil Pauh Kuranji.

Dalam kegiatan tersebut, ke 14 sasaran, kelompok seni tradisi menampilkan berbagai atraksi silek, randai, musik dan tari tarian khas Nagari Pauh V.

"Kami dari lembaga kan Pauh V sangat mendukung dan mengapreasiasi iven ini. Berharap iven ini dapat dijadikan kalender iven budaya di Kota Padang. Karena sangat positif dalam memberikan ruang kepada generasi muda di Nagari Pauh V, Kecamatan Pauh, menampilkan ragam permainan anak nagari khas Pauh," katanya.

Baca Juga

Selaku Ketua KAN, M Nazif, menambahkan, iven ini membuktikan Nagari Pauh V, Kecamatan Pauh layak dijadikan kawasan pusat kebudayaan di Kota Padang. Selain kesenian, di Nagari Pauh adat dan budaya masih menjadi acuan dan pegangan bagi masyarakat adat menjalankan kehidupan sehari hari. Sehingga Nagari Pauh V layak dijadikan kawasan penyangga budaya di Kota Padang," katanya.

"Sejarah kami panjang dan tertulis, Pauh merupakan kawasan bersejarah di Kota Padang, tatanan adat budaya menjadi pegangan hidup masyarakat adat. Untuk itu kami mendorong Pemko Padang menjadikan kawasan ini sebagai pusat kebudayaan di Kota Padang," katanya.

Sementara itu, Dasman anggota DPRD Padang Dapil Pauh Kuranji terharu melihat aktivitas penampilan anak-anak sasian (murid silek) menampilkan atraksi silek pauh. "Saya tidak menyangka mereka mampu tampil memukau dalam iven ini. Materi yang mereka tampilkan sangat indah dan enak di tonton," katanya.

Jika pergi ke Bali, penontom akan mengeluarkan biaya yang besar menyaksikan ini, namum di iven yang digelar selama 3 hari masyarakat Pauh dan penonton di media sosial dengan gratis menyaksikannya. "Jadi saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia teknis dan Dinas Pendidikan Kota Padang yamg telah mengelar iven ini. Saya berjanji agenda ini menjadi skala prioritas kami memperjuangkan di Pemko Padang sebagai agenda tetap budaya di Kota Padang," ujarnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Plh Kabid Seni Budaya berjanji akan menjadikan iven ini sebagai iven budaya pertama di Kota Padang yang digelar oleh kecamatan. "Kami Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang siap mendorong iven ini menjadi agenda budaya tetap. Tentu saja itu tak lepas dari dukungan angota DPRD Padang dan masyarakat," terang Plh Kabid Azmi kepada awak media saat acara penutupan Sabtu (4/12/2021). (*/bi)

Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru