Musrenbang Penyusunan RKPD 2021 Kecamatan Sitiung Dharmasraya Digelar

DHARMASRAYA, binews.id -- Musrenbang Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya tahun 2020 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2021 digelar Kamis (13/2), di aula GPU Kecamatan.

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Sitiung dihadiri oleh Kepala Dinas BPMD, Bapeda, Dinas Sosial, Porkopinda, Kapolsek, Koramil, Camat sitiung, Wali Nagari, Kepala Jorong, Bamus Nagari, dan Kepala sekolah SD, SMP.

Camat sitiung Hamidi, S. Sos mengatakan Pembangunan yang telah di rencanakan di RKPD berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat, kita harus menerima masukan dari stake holder lainnya seperti puskesmas, sekolah yang belum terakomodir, dan kemudian kita lihat usulan tahun sebelumnya yang belum terakomodir.

Baca Juga

"Pada tahun 2019 anggaran banyak tersedot ke pembanggunan seperti Islamic Center (IC), jembatan, jalan dan inprastruktur lainnya, jadi keuangan daerah banyak tersedot dengan kegiatan pembangunan seperti yang kita sampaikan di atas," jelas Hamidi.

Hamidi mengharapkan untuk tetap konsentrasi dan fokus dalam penyelenggaraan Musrenbang, karena Musrenbang merupakan Forum musyawarah dalam mencapai tujuan kearah yang lebih baik.

Selanjutnya, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan,SE, yang diwakili Asisten II Bidang pembangunan Sutan Hendri menyampaikan Musrembang dalam rangka Rencana Kegiatan Pembanggunan Daerah mengacu kepada Prioritas kebutuhan yang sangat mendesak di tengah masyarakat.

"Ada 15 prioritas untuk tingkat kecamatan Sitiung dalam rangka pembangunan 2019 yang sangat menyedot angaran daerah karena banyaknya pembangunan yang berskala besar di kecamatan Sitiung, seperti pembangunan IC, pembangunan jembatan,embung, lod pasar dan lain sebagainya," ujar Sutan Hendri.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD) Kabupaten Dharmasraya Hasto Kuncoro, Spd.MM, mengatakan alhamdulillah untuk Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya yang pertama melaksanakan ketok palu pencairan Anggaran Dana Desa.

Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan (DURKP) ini lah yang diusulkan ke Kabupaten dan Provinsi dengan skala prioritas.

Disamping itu, Kepala Koperdag Kabupaten Dharmasraya Zubrizal yang diwakili oleh Kabid Pasar Amran Amir, SH, mengatakan tahun 2020 pembangunan fisik alsintan dari dinas pertanian, sektor pasar tradisional kecamatan Sungai Rumbai, Koto baru dan Pulau punjung, untuk Kecamatan Sitiung kita pusatkan di Nagari Sungai Duo.

"Pada tahaun 2019 pembangunan fisik pasar Nagari Sungai Duo adalah pasar nomor satu di Sumatera Barat dengan dana 1,3 Milyar. Satu-satunya pasar tradisional yang dikelola Nagari untuk Sumbar adalah pasar Nagari Sungai duo, pasarnya beraktifitas pada hari Sabtu,"ujarnya.

Pasar Nagari dikelola Nagari tanpa campur tangan pemerintahan Kabupaten, satu-satunya pasar tradisional yang semakin berkembang dengan skala besar yang diberdayakan dan difungsikan lebih baik.

"Masing -masing Nagari harus menghidupkan kembali pasar- pasar Tradisional seperti di Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung, yang dikelola oleh Nagari," harap Kabid Pasar Amran.

Target PAD tentang Distribusi Pasar di perkiran untuk Kabupaten Dharmasraya ada sekitaran 150 juta retribusi pasar untuk PAD. (Hasan)

Penulis: Imel | Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru