Usai Viral, Pemalak Wisatawan di Pantai Padang Diringkus Polisi

PADANG, binews.id - Belakang ini warga Padang dihebohkan dengan aksi pemalakan wisatawan yang terjadi di Pantai Padang. Tidak butuh waktu lama, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku tanpa melakukan perlawanan.

Diketahui pelaku berinisial ZG (22) warga Jalan Purus V Gang Sawo No.24 B Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat. ZG ditangkap di dalam rumahnya, Senin (25/10/21) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Padang Barat Kompol Martin mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari viralnya pemalakan yang terjadi di objek wisata Danau Cimpago Pantai Padang, pada Sabtu (23/10/21).

Baca Juga

Mendapatkan Informasi kejadian tersebut, pihaknya serta gabungan unit opsnal Reskrim dan Intel melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

"Dari hasil penyelidikan didapat identitas dan keberadaan pelaku. Lalu, bergerak menuju lokasi dan sesampainya di lokasi pelaku sedang berada di dalam sebuah rumah dan langsung mengamankan pelaku tanpa melakukan perlawanan," katanya.

Setelah ditangkap, pelaku dibawa dan diamankan ke Polsek Padang Barat guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Martin berharap, untuk melakukan proses lebih lanjut kepada pelaku pemalakan ini, agar korban segera membuat laporan kejadian tersebut ke Polsek Padang Barat.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pengunjung Pantai Padang Joni (35) awalnya sedang bermain pasir bersama istri dan anaknya. Tiba-tiba datang seorang pria yang mengaku petugas parkir dan meminta uang parkir.

"Saya jawab, nanti sebentar lagi saya bayar, saya kan baru datang, saya lagi main sama anak," ujar Joni, Sabtu (23/10/21).

Namun pria tersebut tidak terima, sambil berkata-kata kasar memaksa minta bayaran uang parkir dan mengancam akan mengusir Joni jika tidak mau membayarnya.

"Bayar parkir atau barangkek ang dari siko. Aden ka setoran, lah jam bara hari ko. (Bayar parkir atau berangkat kami dari sini. Saya akan menyetor, sudah jam berapa hari ini)," ujar Joni mengulangi kata-kata oknum pemalak itu.

Mendengar kata-kata yang tidak pantas dari pria tersebut, Joni mendekatinya dan menanyakan identitas sebagai petugas parkir. Namun, yang terjadi si pria malah naik pitam.

"Sia ang panggakkan disiko ndak takuik den do, lah kalua masuak pinjaro den, ndak katakuik den do. (Siapa yang kamu banggakan disini, saya tidak takut, sudah keluar masuk penjara saya)," lebih kurang begitu kata-katanya, ujar Joni.

Mendengar diancam, Joni balik mengatakan akan melaporkan perbuatannya pada dinas terkait dan penanggungjawab parkir area Pantai Purus Padang.

Pada saat itulah terjadi perkelahian antara keduanya dan beruntung sejumlah pengunjung segera datang menengahi perseteruan tersebut. (*/bi)

Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru