Diduga Karena Kelelahan, Salah Satu Petugas Swab di Dharmasraya Pingsan

Kesehatan-364 hit

DHARMASRAYA, binews.id -- Salah satu petugas pelaksana swab disalah satu puskesmas Kabupaten Dharmasraya mengalami pingsan, dan sedang dirawat di RSUD Sungai Dareh.

"Satu petugas pelaksana swab tersebut pingsan diduga karena kelelahan," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Dharmasraya yang juga Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya dr Rahmadian S, dalam keterangan pres relisnya, Senin (31/8).

Untuk itu, dr. Rahmadian mengimbau untuk saling bantu dalam memutus rantai penyebaran Covid19.

Baca Juga

Nasrul Abit - Indra Catri, Sumatera Barat Unggul untuk Semua

Disampaikannya, kegiatan Swab test hari ini 475 orang (kontak erat) sehingga total swab 8.849 orang dengan positif 38 orang dan sembuh 34 Orang. Rapid test berjumlah 5.264 orang dengan 88 reaktif.

Sementara itu, hari ini satu lagi warga Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien yang dinyatakan positif tersebut merupakan pasien 38 yang tercatat di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mentawai.

"Berdasarkan hasil Laboratorium FK Unand, satu lagi warga Dharmasraya terkonfirmasi positif Covid-19 dan merupakan pasien ke 38," ujarnya

Pasien 38 tersebut berinisial YS (23), eks mahasiswa, saat ini melakukan isolasi mandiri.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk melaporkan dan melakukanswab testapabila ada gejala gejala sesak nafas atau batuk batuk.

Kemudian ia terus mangajak masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan jangan lupa pakai masker.

Gugus tugas Kabupaten meminta kepada satgas kecamatan dan nagari untuk terus memantau PPT, dan Pemkab Dharmasraya juga meminta kepada seluruh kepala OPD untuk memantau Stafnya yang sering melakukan perjalanan keluar Dharmasraya agar langsung dilakukan swabtest guna untuk memutus penyebaran Covid-19 dan memutus terjadinya cluster baru. (mel/san)

Penulis: Imel | Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru