KRI Cakalang Antar Rp3 M ke Mentawai dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bank Indonesia Sumbar

Ekonomi-209 hit

PADANG, binews.id --Kapal Republik Indonesia (KRI) Cakalang membawa uang sebanyak Rp3 miliar menuju Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (19/4/2024). Pengiriman uang itu merupakan bagian kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 di Wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil).

Dalam ekspedisi ini Bank Indonesia (BI) Sumbar mengandeng Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Padang dalam pengiriman uang dimaksud.

Kepala BI Sumbar, Endang Kurnia Saputra mengatakan, ekspedisi rupiah bukan sekadar mengedarkan uang. Kegiatan ini bagian misi perjuangan untuk menyampaikan kedaulatan Republik Indonesia. Apalagi Kepulauan Mentawai merupakan daerah kunjungan wisata asing.

Baca Juga

"Kami kirim uang ini untuk memenuhi kebutuhan rupiah layak edar di 5 titik di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Misinya untuk menjaga dan menyampaikan kedaulatan Indonesia. Apalagi Kepulauan Mentawai menjadi lokasi kunjungan wisata asing. Siapapun, kalau berada di tanah air kita transaksi keuangannya tetap harus pakai rupiah," ucapnya usai melepas Kapal Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

Endang menjelaskan, kas keliling menuju wilayah 3T dilaksanakan 1 kali dalam satu tahun. Pengiriman dimaksud selalu menggandeng Lantamal II Padang yang memiliki sarana dan personel yang mumpuni untuk menjangkau wilayah yang sulit. Lima lokasi tujuan yakniPulau Pagai Selatan, Pulau Pagai Utara, Pulau Sipora, Pulau Siberut (Maileppet), Pulau Siberut (Muara Sikabaluan).

"Melalui ekspedisi ini, kita akan layani penukaran uang lusuh dengan yang baru. Kemudian uang yang lusuh dan rusak itu kami bawa ke Padang untuk diracik," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Lantamal II Padang, Laksamana Pertama Syufenri mengatakan, KRI Cakalang mengawal pengiriman uang selama sepekan, mulai 19-25 April. Tidak hanya mengantar, namun juga membawa kembali ke Padang.

"Perjalanan dari Padang menuju Kepulauan Mentawai ditempuh 5 sampai 6 jam. Kita kawal mulai dari pengantaran sampai ke titik-titik pulau terluar. Personel BI yang kita bawa berjumlah 15 orang," ucapnya. (bi/mel)

Komentar

Berita Terbaru