Jelang Pilkada Pasaman, Bupati Ingatkan Politik Yang Beretika

  • Cetak

LUBUK SIKAPING, binews.id -- Bupati Pasaman Sabar AS mengingatkan bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan kepala daerah atau Pilkada, lumrah terjadi peningkatan tensi politik. Tapi etika politik harus dijaga dan hindari aksi pembusukan atau black campaign.

"Saya ingatkan untuk beretika, jangan sampai melakukan aksi premanisme. Ingat, siapapun bisa melakukan tindakan balasan," tekan Bupati Sabar AS.

Hal itu diungkapkan Bupati Sabar AS saat memimpin apel pagi organik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Senin (1/4) di halaman kantor Bupati jalan Sudirman 40 Lubuk Sikaping.

Baca Juga

"Sebagus apapun kita aparatur ini bekerja, tapi di mata lawan politik tetap tidak baik.

Untuk itu saya minta, aparat pemerintah harus berani menjawab dan menjelaskan seluruh insyu negatif yang dituduhkan pada Pemda Pasaman. Ini kejahatan dan ini harus dilawan," tegas Sabar AS.

Terhadap Dinas Pol PP Damkar, BPBD PUPR dan Kesbangpol, termasuk instansi pelayaran di Pasaman, Bupati Sabar AS minta kondusifitas dan kenyamanan selama bulan suci Ramadhan hingga idul fitri, tetap terjaga.

Jaga kenyamanan dan kondusifitas selama ramadhan dan idul fitri, serta berikan 'hospitality' bagi perantau yang mudik ke kampung halamannya Pasaman," kata Bupati.

Secara general, seluruh OPD diminta mempersiapkan secara maksimal seluruh program pembangunan, kegiatan sosial serta kemasyarakatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2024.

"Saya tidak ingin ada kendala dalam pelaksanaanya. Kita tetap fokus pada pembangunan daerah, baik fisik maupun non physik," kata Bupati.

Selanjutnya, tentang fungsi-fungsi pelayanan, kembali dipesankan bupati, agar seluruh instansi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Kita sedang berbenah menyongsong ke arah Pasaman yang lebih baik dan bermartabat. Kita ingin akselerasi pembangunan berjalan, demi kesinambungan program tetap bergulir di tengah-tengah masyarakat," kata Bupati Sabar AS, sembari menyatakan keberlanjutan pembangunan merupakan keniscayaan. (bi/fajri)

Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru