Menyongsong Lebaran Wako Bukittinggi Serahkan Honor Kader KB Triwulan I

  • Cetak

BUKITTINGGI -Menghadapi lebaran idul Fitri 1445 H yang jatuh 10 April 2024 mendatang, ratusan kader KB di Kota Bukittinggi menerima honor mereka untuk triwulan I periode Januari -- Maret tahun 2024 dari Pemko setempat.

Penyerahan honor tersebut dilakukan secara simbolis oleh Walikota Bukittinggi Erman Safar pada kegiatan advokasi dan KIE Bangga Kencana oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), di balairung rumah dinas wako, Rabu (27/03).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan apresiasi pada kader KB yang telah berjibaku mensosialisasikan serta mensukseskan program pemerintah,sehingga Bukittinggi termasuk daerah yang baik dalam penanganan dan antisipasi kasus stunting.

Baca Juga

"Kita Bukittinggi menjadi daerah yang rendah angka stuntingnya. Alhamdulillah, ini merupakan hasil dari kerja keras kader KB yang ikut bantu mensukseskan program pemerintah. Terima kasih kami sampaikan pada seluruh kader," ujar Wako.

Pada kesempatan itu, Wako juga meminta kader untuk terus memastikan masyarakat Bukittinggi, baik secara gizi atau lingkungan di daerah masing masing dengan caranya, menyampaikan program pemerintah kepada warga dan berikan input masalah warga kepada pemko, harapnya.

Sementara Kepala DP3APPKB, Nauli Handayani, menyampaikan, kader yang menerima honor hari itu terdiri dari petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Kelurahan (PPKBK) 24 orang, petugas Sub PPKBK 164 orang, kader Bina Keluarga Balita (BKB) 294, kader Bina Keluarga Remaja (BKR) 69 orang, dan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) 90 orang. Total honor yang diserahkan Rp 226.750 .000,-.

Rincian honor yang diterima kader BKB, KBL, BKL, masing masing sebesar Rp 100.000/bulan. Sedangkan untuk transport PPKBK sebesar Rp. 250.000/bulan dan untuk transport Sub PPKBK menerima transport sebesar Rp. 150.000/bulan. Honor dan uang transport ini diterima per tiga bulan, dari bulan Januari hingga Maret 2024," jelasnya.

Selain itu, Kepala Kepala DP3APPKB, Nauli Handayani, menjelaskan bahwa, Keberhasilan program bangga kencana dapat dilihat dari beberapa aspek,diantaranya, aspek pengendalian kualitas penduduk. aspek peningkatan kualitas penduduk. Dalam hal ini diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya, ungkapnya.

Dalam pelaksanaan program bangga kencana perlu dilaksanakan kegiatan advokasi, KIE dan monitoring serta evaluasi untuk meninjau sejauh mana keberhasilan program yang telah dijalankan sehingga dapat ditentukan langkah apa saja yang diperlukan agar program bangga kencana dapat berhasil mewujudkan keluarga- keluarga yang berkualitas khususnya di Kota Bukittinggi, pungkasnya.

Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru