Kelabui Petugas Berisi Kain Songket dan Sanjai, Pengiriman Paket Ganja seberat 12 Kg Digagalkan

  • Cetak

PASBAR, binews.id -- Polres Pasaman Barat ungkap pelaku pengiriman Narkoba Jenis Ganja seberat 12 kg melalui jasa paket pengiriman dengan alamat penerima di Narapidana yang berada di Lapas Kota Malang Jawa Timur.

"Benar kurang dari 24 Jam Satuan Reserse Narkoba Res Pasaman Barat berhasil menangkap pelaku pengiriman Narkoba Jenis Ganja seberat 12 Kilogram yang dikirim melalui jasa pengiriman yang ada di Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki di Halaman Mako Polres Pasbar , Selasa (21/11/2023).

Pelaku diketahui bernama M Tauhid alias Butor (28 Th) nekat mengirim ganja ke Pulau Jawa melalui salah satu jasa pengiriman di daerah Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat.

Baca Juga

Polres Pasaman Barat meringkus satu orang kurir narkotika jenis ganja M Tauhid alias Butor (28), tersangka diringkus karena sebagai otak pelaku pengiriman 12 kilogram ganja kering yang diamankan di Bandara BIM Padang Pariaman, Senin 20 November 2023 oleh Jajaran Polres Padang Pariaman.

Kronologis pengungkapan kasus Narkoba yang terbesar ini mengatakan, awalnya petugas cargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memeriksa barang di X-Ray menemukan dua bungkus besar karton yang dicurigai berisi ganja pada Senin (20/11).

Karton itu dibungkus menggunakan lakban warna kuning yang dibalut dengan kain sarung dan dimasukkan ke dalam plastik. Kemudian petugas BIM melaporkan ke pihak Polres Padang Pariaman.

Di karton itu tertulis alamat pengiriman Naura Agustina di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Pasaman Barat dengan penerima Yulian di Malang Jawa Timur yang dikirim melalui salah satu jasa pengiriman.

Lalu pihak Polres Padang Pariaman berkoordinasi dengan Sat Reskrim Narkoba Polres Pasaman Barat untuk menelusuri siapa pengirim paket itu.

"Petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap jasa pengiriman paket itu di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang. Ternyata alamat pengirim dan penerima itu palsu," katanya.

"Diketahui barang itu akan diterima oleh Pangki atas suruhan Noman yang merupakan narapidana Lapas Malang Jawa Timur,".katanya.

dari hasil penyelidikan M Tauhid alias Butor memperoleh Ganja seberat 12 Kg berasal dari salah satu Kabupaten di Sumatera Utara.

Untuk mengelabui petugas pelaku menggunakan inisial alamat palsu dengan memberikan keterangan yang akan dikirim berisi kain songket dan keripik sanjai.

Setelah melihat rekaman cctv jasa pengiriman itu, paket itu diantarkan oleh seseorang pada Sabtu (18/11) sekitar pukul 16.27 WIB. Diketahui yang mengantarkan paket itu bernama Ade.

"Setelah di selidiki Ade ini mengantarkan paket itu atas suruhan tersangka M Tauhid alias Butor (28)," katanya.

Diketahuinya bahwa Butor yang menyuruh Ade mengantarkan paket itu terungkap ketika saat kekurangan pembayaran uang ditransfer ke rekening petugas jasa pengiriman itu atas nama Butor

Tersangka diimingi jasa antar ganja itu jika sudah sampai ditangan penerima sebesar Rp12 juta atau Rp1 juta per kilogramnya.

"Terhadap pengantar paket ke jasa pengiriman itu atas nama Ade masih dilakukan pemeriksaan. Info sementara dia tidak mengetahui karton itu berisi ganja karena disebutkan Butor hanya berisikan kain songket dan kerupuk sanjai," sebutnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres Madina karena barang itu berasal dari daerah itu. Kemudian juga dengan pihak Lapas Malang Jawa Timur. Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2 yo Pasal 115 ayat 2 yo Pasal 111 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana minimal 6 tahun paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar. (bi/buyuang)

Editor: BiNews

Komentar

Berita Terbaru