OJK Sumbar Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar

Ekonomi-220 hit

PADANG, binews.id --Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia (SNLIK) tahun 2022, tingkat literasi dan inklusi keuangan di Sumbar masih di bawah nasional.

Tingkat literasi dan inklusi keuangan rentang usia 15-17 tahun di Sumbar berada pada angka 43,28 persen, sedangkan indeks nasional 49,68 persen.

Demikian dikatakan Plt. Kepala OJK Sumatra Barat Untung Santoso saat membuka Kreasi Bangkit 2023 di UPI Convention Center, Selasa (22/8).

"Oleh karena itu diperlukan suatu upaya khusus untuk meningkatkan tingkat penggunaan dan pemahaman produk jasa keuangan bagi generasi muda pada umumnya dan kelompok pelajar pada khususnya," katanya.

Memanfaatkan momen Hari Indonesia Menabung yang jatuh pada tanggal 20 Agustus setiap tahun, bersama industri jasa keuangan, OJK Sumatera Barat menggelar kegiatan Kreasi Bangkit 2023 diikuti oleh perwakilan siswa SMA dan SMK dari berbagai daerah.

"Kami berharap melalui berbagai upaya edukasi yang dilakukan termasuk kegiatan hari ini, indeks ini dapat terus meningkat dan menyamai indeks nasional," harapnya.

Dikatakannya OJK memiliki wewenang sesuai UU nomor 21 tahun 2011 yaitu mengatur dan mengawasi industri jasa keuangan serta melindungi masyarakat dalam aktivitas keuangan.

Dalam menjalankan fungsi memberikan perlindungan kepada masyarakat tersebut, lanjutnya, salah satu upaya yang dilakukan adalah mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. (bi/rel)

Komentar

Berita Terbaru